Siapa sih yang gatau sosial media? media yang sudah digunakan hampir seluruh masyarakat di dunia ini. Mulai dari anak kecil, remaja bahkan sampai orang tua pun sudah mengenal yang namanya sosial media seperti facebook, youtube, twitter, instagram, path dan lainnya. Sosial media saat ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup, banyak orang kecanduan media sosial bahkan ada yang jika sehari aja tidak membuka sosial media akan menjadi galau.
Memang, media sosial itu menyenangkan dan menghibur, tetapi kita juga harus berhati - hati dalam berkata dan menjaga sikap. Kata dan sikap yang tidak baik, secara tidak langsung pasti akan mencerminkan pribadi kita yang tidak baik.
Kalo main di sosial media ya...yang lurus-lurus ajalah, buat sekedar dan sebagai hiburan. Jangan gunakan sosial media sebagai tempat bertengkar, mencaci maki, mengeluh, apalagi mengumbar diri dengan pakaian yang tak pantas. Sosial media itu kesannya sensitif, salah dikit aja langsung kena komentar, apalagi salah banyak. Yaaa....namanya juga media sosial, yang dipuji siapa yang berbunga-bunga siapa, yang disindir siapa yang ngerasa siapa, yang dimodusin siapa yang kepedean siapa. Yaudalah gausah diambil pusing, namanya juga sosmed.
Zaman sekarang kebanyakan orang berlomba - lomba "siapa yang paling eksis" di sosial media, tetapi mereka tak menyadari terlalu eksis di sosial media pun tidak bagus. Semakin eksis maka semakin banyak orang mengkomentari, kita senang jika menerima komentar bagus tetapi jika komentar pedas dan sinis?bagaimana?kesal dong pastinya bahkan sampai menyebabkan depresi. Tidak semua orang menganggap diri kita itu bagus, makanya kita harus berhati-hati dan saling menjaga sikap.
Di sosial media kita juga harus pintar memilih situs dan bacaan yang kita lihat. Sekarang ini banyak sekali orang - orang tidak bertanggung jawab menyebarkan video dan gambar-gambar "kotor". Dan kita juga harus berhati-hati jika kita berkenalan dengan seseorang lewat media sosial, kita tidak tau bagaimana orang itu sebenarnya. Yang berawal kita senang mendapat kenalan tetapi malah berujung petaka seperti kasus penculikan melalui sosial media.
Maka dari itu, mulailah jadi pengguna media sosial yang baik dan benar, saling menghormati privasi masing-masing, tidak menjadikan sosial media sebagai alat untuk menyerang seseorang.


0 comments:
Post a Comment