1. Pengertian
Contoh: Analisis regresi dapat digunakan untuk membantu
perusahaan dalam melakukan keputusan.
Menentukan apa yang harus dilakukan seperti melakukan
promosi untuk meningkatkan penjualan, apakah dengan biaya yang ditetapkan dapat
meningkatkan penjualan.
Regresi dalam pengertian modern menurut Gujarati (2009) adalah sebagai kajian terhadap ketergantungan satu variabel terikat terhadap satu atau lebih variabel bebas dengan tujuan untuk membuat estimasi/memprediksi rata-ata populasi atau nilai rata-rata variabel tergantung dalam kaitannya dengan nilai – nilai yang sudah diketahui dari variabel bebas.
Contoh 1:
Tinggi anak laki-laki dan Tinggi ayahnya.
Meramalkan
tinggi anak laki-laki dari tinggi ayahnya. Pada setiap nilai tinggi ayah
terdapat sebaran tinggi anak laki-laki . Secara
rata-rata tinggi anak laki-laki meningkat seiring peningkatan tinggi ayah. Garis regresi: Menghubungkan rata-rata tinggi anak
dengan tinggi ayah
Contoh 2: Tinggi Anak Laki-laki dan Usianya
Menduga tinggi
anak laki-laki dari umurnya. Pada setiap umur anak laki-laki terdapat sebaran
tinggi. Secara rata-rata tinggi anak laki-laki meningkat dengan umur . Garis regresi: Hubungan antara rata-rata tinggi dan
umur
Contoh 3: Pendapatan dan Konsumsi
Pasangan
nilai pendapatan dan konsumsi diambil secara acak, tidak diamati untuk setiap
nilai Pendapatan (GDP). Untuk menentukan seberapa besar
koefisien MPC: marginal propensity to consume
2. Hubungan Secara Deterministik Vs Stokastik
A. Hubungan Deterministik
A. Hubungan Deterministik
Hubungan antar
variabel apabila semua pasangan titik membentuk garis lurus. Contohnya seperti gaya gravitasi yang mempengaruhi benda adalah kecepatan, yang
artinya tidak ada variabel lain yang mempengaruhi grafitasi selain kecepatan.
B. Hubungan
Stokastik
- Pasangan titik berada di sekitar (tidak tepat pada) garis
- Adanya unsur random atau stokastik
- Peubah random atau stokastik mempunyai sebaran peluang tertentu
Contohnya,
yang mempengaruhi tingkat komsumsi adalah pendapatan.
Tetapi ada hal lain yang mempengaruhi tingkat konsumsi selain pendapatan,
tergantung dengan wilayah dan pengamatan yang dilakukan.
Analisis regresi:
Analisis regresi:
Adanya
kemungkinan variabel lain yang tidak terukur yang juga menjelaskan variabel terikat,
selain hubungan deterministik yang diasumsikan
3. Regresi vs
Sebab Akibat
- Hubungan sebab akibat tidak disimpulkan secara statistik
- Hubungan sebab akibat harus dibentuk berdasarkan “common sense”
- Penentuan hubungan sebab akibat secara “a priori”
- Contoh: Berdasarkan bidang ilmu yang bersesuaian
- Tinggi tubuh anak laki-laki dipengaruhi oleh umur, bukan sebaliknya
- Konsumsi dipengaruhi oleh pendapatan, bukan sebaliknya
4. Regresi vs
Korelasi
Regresi:
- Melibatkan unsur sebab akibat antara dua peubah (atau lebih)
- Peubah tak bebas dan peubah penjelas
Korelasi :
- Hanya hubungan keeratan antar peubah. Apakah variabel mempengaruhi nilai. Jika ingin memasukkan variabel diluar teori makan menggunakan kolerasi
- Tanpa unsur sebab akibat
5. Terminologi
PEUBAH
TAK BEBAS (DEPENDENT)
|
PEUBAH
PENJELAS (EXPLANATORY)
|
Explained
|
Independent
|
Predictand
|
Predictor
|
Regressand
|
Regressor
|
Response
|
Stimulus
|
Endogenous
|
Exogenous
|
Outcome
|
Covariate
|
Analisis
regresi sederhana (simple regression analysis)
- Melibatkan dua variabel saja
- Satu variabel terikat dan satu variabel bebas
Analisis
regresi berganda (multiple regression analysis)
- Melibatkan lebih dari dua variabel (majemuk)
- Satu variabel terikat dan beberapa variabel bebas
6. Tipe Data
untuk Analisis Ekonomi
a) Time
Series data: Data dari waktu ke waktu harian, mingguan,
bulanan dll. Sekumpulan pengamatan yang diamati pada
satu/beberapa peubah pada waktu yang berbeda (Yt).
- Data harian: harga saham, ramalan cuaca
- Data mingguan: supply uang
- Data bulanan: tingkat pengangguran, Consumer Price Index (CPI)
- Data tiga bulanan (quarterly): GDP (pendapatan nasional)
- Data tahunan: anggaran pemerintah
b) Cross
section data: diperoleh dari satu waktu. Hasil pengamatan pada satu atau
beberapa peubah yang diperoleh pada satu waktu untuk beberapa individu
(orang/negara/perusahan). Contoh: untuk melakukan
perbandingan Produksi
telur (Y1i) dan harga telur (X1i) untuk 50 negara bagian
di US pada tahun 1990, i =1, …, 50. Produksi telur
(Y2i) dan harga telur (X2i) untuk 50 negara bagian di US
pada tahun 1991, i =1, …, 50.
c) Pooled data: Gabungan
dari time series dan cross section data. Contoh: Produksi telur
(Yi ) dan harga telur (Xi) untuk 50 negara bagian di US
pada tahun 1990 dan tahun 1991. Perbedaan waktu tidak dipentingkan, dianggap sebagai
ulangan. Total pengamatan n = 50+50 = 100. i = 1, …, 100
d) Panel,
Longitudinal or Micropanel data: Data dikumpulkan dalam satu periode, yang diukur
pada unit cross section yang sama dalam selang waktu tertentu. Seperti sensus penduduk. (Sensus rumah tangga untuk 5 tahun).
Unit cross
section: Rumah tangga
Setiap
tahun, rumah tangga yang sama diwawancara, tentang jumlah pendapatan (Y). Yit: Pendapatan rumah tangga i pada tahun t. i = 1, …, n,
t = 1, …, 5. Dengan tujuan untuk mempelajari perubahan
secara finansial rumah tangga tsb sejak wawancara terakhir dan mempelajari
dinamika keuangan rumah tangga secara periodic.
_________________________________________________________________________________
Sumber tambahan:
- Sukoco, Agus. "Modul 5: Regresi Linear". Surabaya: Fak. Ekonomi Universitas Narotama.






0 comments:
Post a Comment